
Peluncuran tema dan logo Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XV Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026
Lauching tema dan logo MTQ XV di Gedung Serba Guna Kabupaten Bangka Tengah
Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, menegaskan bahwa MTQ memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar ajang kompetisi untuk menemukan talenta terbaik dalam bidang Al-Qur’an. Menurutnya, perhelatan ini merupakan kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan membangun karakter masyarakat.
“MTQ merupakan momentum berharga, bukan hanya sebagai ajang menemukan talenta terbaik putra-putri bangsa, tetapi juga sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan berkarakter mulia,” demikian pesan Efrianda dalam sambutannya pada peluncuran tema dan logo MTQ XV Babel 2026 di Gedung Serba Guna Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (23/10/2026).
Ia juga berharap tema dan logo yang diluncurkan dapat menjadi simbol semangat, persatuan, dan kebanggaan seluruh masyarakat Kepulauan Bangka Belitung dalam menyambut MTQ XV. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada identitas dan kemeriahan acara, tetapi turut mendorong masyarakat menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi masyarakat, MTQ menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci, memperkuat karakter generasi muda, serta membangun kehidupan sosial yang berlandaskan nilai-nilai kebaikan. Karena itu, keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari kelancaran penyelenggaraan dan prestasi para peserta, tetapi juga dari sejauh mana pesan Al-Qur’an dapat diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah, Jamaludin, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan MTQ XV Babel 2026. Ia berharap momentum ini dapat semakin mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur’an, bukan hanya melalui kemampuan membaca dan melantunkannya, tetapi juga melalui pemahaman serta pengamalan ajarannya.
“Harapannya, MTQ ini dapat menjadi momentum untuk semakin menumbuhkan kecintaan kita terhadap Al-Qur’an, menghormati nilai-nilai agama, serta memperkuat tekad untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Jamaludin saat ditemui tim humas.
Menurutnya, nilai utama MTQ terletak pada pesan keagamaan yang dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan. Dengan demikian, semangat yang tumbuh selama perhelatan diharapkan terus berlanjut setelah kegiatan berakhir, terutama dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan memperkuat kehidupan beragama di tengah masyarakat.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah, OPD terkait, dan seluruh pemangku kepentingan terus bersinergi mematangkan persiapan MTQ XV yang dijadwalkan berlangsung pada 23–28 November 2026. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bagian penting untuk mendukung kesiapan penyelenggaraan sekaligus memastikan setiap pihak dapat berkontribusi sesuai tugas dan tanggung jawabnya.
Sinergi tersebut menunjukkan bahwa kesuksesan MTQ merupakan tanggung jawab bersama. Selain menghadirkan penyelenggaraan yang tertib dan bermakna, kolaborasi berbagai pihak diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat serta memperkuat kebanggaan Bangka Tengah sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi.
Peluncuran tema dan logo MTQ XV Babel 2026 turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kepala kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, OPD terkait, serta undangan lainnya.
Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah, OPD terkait, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan MTQ XV Babel 2026. Melalui sinergi yang berkelanjutan, diharapkan MTQ tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga menjadi penggerak tumbuhnya kecintaan terhadap Al-Qur’an, penguatan karakter generasi muda, dan terwujudnya masyarakat yang religius, harmonis, serta berakhlak mulia. (umm)